Akademisi Sebut Misi SGC Jika Arinal Jadi Gubernur

Senin, 30 April 2018

Lampung Centre – PT Sugar Group Companies (SGC) secara terang-terangan menunjukan kepada publik bahwasanya Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) adalah calon yang mereka majukan di Pilkada 27 Juni mendatang.

Hal tersebut terlihat dari hadirnya Vice Presiden PT Sugar Grup Companies (SGC), Lee Purwati, pada kampanye Arinal – Nunik di Kabupaten Tulang Bawang dan Kota Bandar Lampung, Senin (30/4).

Salah satu warga Lempuyang Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya, membenarkan jika Nyonya Lee datang di kampanye Arinal – Nunik. Nyonya Lee datang bersama penceramah kondang Ustad Solmed yang di kontrak paslon ini untuk kampanye, sekitar pukul 17.00 WIB.

“Saya tahu kalau Nyonya Lee karena dikenalkan oleh jurkam. Dia (Nyonya Lee) sempat melambaikan tangan kepada warga masyarakat yang hadir,” kata pria berkacamata ini.

Sementara itu Akademisi Universitas Lampung (Unila) Yusdianto berpendapat keterlibatan SGC dalam Pilgub Lampung adalah sebuah tindakan pembajakan demokrasi dan bentuk konspirasi yang dibangun dengan Cagub untuk pengamanan aset perusahaan juga perluasaan bisnis serta melindungi koorporasi dari dugaan penipuan penggelapan dan perampasan lahan milik rakyat.

Dia menegaskan, publik sudah semetinya tidak memilih calon yang mementingkan kepentingan korporasi daripada kepentingan rakyat, kuatnya dukungan pemodal terhadap pasangan Arinal-Nunik mempunyai tujuan tertentu.

Padahal, kata Yusdianto, Komisi II DPR RI pernah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas dugaan penipuan, pemalsuan, penggelapan pajak PT. SGC yang membahas penyerobotan lahan masyarakat di 4 Kecamatan di Kabupaten Tulangbawang, Lampung.

“Saya cukup menyayangkan, bila demokrasi yang senyatanya milik rakyat kemudian dibajak atas kepentingan korporasi. Maka sudah sewajarnya publik marah dengan tidak memilih calon yang bersangkutan. Adanya konspirasi antara corporasi dan politisi tidak lain dan tidak bukan bertujuan untuk pengamanan dan perluasaan bisnis. Maka saya setuju bila pemerintah dalam hal ini Dirjen pajak masukuntuk terlibat memeriksa perusahan dan calon,” tegas Yusdianto.

Diketahui, sebelumnya Nyonya Lee juga terlihat hadir dalam kampanye akbar paslon arinal-Chusnuniah di Tulang Bawang, Senin (30/4). (Suarapedia/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar