Ombudsman Soroti Buruknya Pelayanan Telkom Lampung

Kamis, 19 Maret 2015
Pelayanan Telkom Foto: Timlo.net

Lampung Centre – Ombudsman RI Perwakilan Lampung menyoroti dugaan maladminisrasi yang dilakukan PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk Lampung sehingga mengakibatkan kerugian terhadap konsumen.

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Ombudman kepada masyarakat paska mencuat buruknya pelayanan yang diberikan salah satu perusahaan BUMN ini kepada Iwan Arianto, warga Jalan Abdullah III, Way Halim, Bandarlampung. “Yang pertama mengapa lambat. Kalau lambat dikonfirmasi masalahnya apa? Nanti akan kita cari tahu apa masalahnya,” kata Asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung, David Fernando, di ruang kerjanya, Rabu (18/3).

Selain itu, Ombudsman juga mempertanyakan mengapa tiba-tiba ada tagihan atas nama yang bersangkutan (Pemohon), sementara yang bersangkutan belum menikmati fasititas milik Telkom. “Dan ini pula harus dikonfirmasikan apakah benar telah terjadi penagihan. Kalau mereka telah mengakui itu, kemudian tindak lanjutnya apa? Siapa petugas petugas yang terlibat didalamnya sehingga terdapat penagihan itu,” tambahnya.

Untuk menindak lanjuti lebih dalam masalah ini, kata dia, pihaknya membutuhkan data atau dokumen salinan yang menjadi bukti bila telah terjadi dugaan pelayanan publik yang tidak sesuai dengan standar pelayanan. “Karena informasi tanpa data itu hanya menjadi sekedar informasi yang kemudian harus dicari kebenarannya, apakah benar atau tidak. Nanti akan kita croschack dan kita cari tahu apa hasil dari temuannya, apakah benar telah terjadi pelanggaran yang diduga maladministrasi itu,” tegasnya.

Kendati demikian, Ombudsman berjanji akan menindak menindaklanjuti keluhan pelayanan publik yang dalam hal ini dilakukan Telkom misalnya, pihaknya harus benar-benar mendapatkan informasi yang utuh, artinya tidak hanya pernyataan tetapi juga dilengkapi dengan alat bukti. “Kalau Cuma informasi saja masih fivety-fivety dan kecenderungannya bisa juga terjadi yang namanya fitnah,” tegasnya.

(Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar