Pembangunan Jalan Tol Harus Beri Dampak Positif

Senin, 14 Maret 2016
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri ketika menjadi keynote speaker pada Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pariwisata Taman Nasional Way Kambas. Foto:Ist

Lampung Centre – Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri mengatakan, pembangunan Jalan Tol Sumatera harus bisa manfaatkan oleh pelaku pembangunan terutama pemerintah daerah sehingga dapat memberikan “multiflier effect” bagi masyarakat Lampung.

Menurut Wagub, pembangunan Jalan Tol Sumatera membuka peluang dibangunnya kawasan industri maupun pariwisata. Pemerintah Provinsi Lampung menitikberatkan pembangunan menjadi tiga cluster utama. Bagian timur  untuk pembangunan kawasan industri,  Bagian tengah wilayah penyangga untuk mendukung ketahanan pangan dan bagian barat untuk pembangunan pariwisata.

“Dengan pembangunan kawasan-kawasan itu diharapkan mampu mengembangkan sektor-sektor produktif yang dapat memperkuat keberdayaan masyarakat dan memperluas kesempatan kerja, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan,” ujarnya ketika menjadi keynote speaker pada Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pariwisata Taman Nasional Way Kambas, di Ruang Abung Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Senin (14/3/2016).

Bachtiar Basri meyakini pembangunan sektor pariwisata akan memberikan  daya   ungkit  sebesar empat (4)  kali terhadap pertumbuhan ekonomi. Adapun yang menjadi prioritas yaitu pembangunan kawasan wisata terintegrasi Teluk Lampung, kawasan wisata Pantai Barat Lampung dan Pengembangan Taman Nasional Way Kambas.

Sementara itu, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi Ditjen KSDAE –Kementerian LHK, Is Mugiono menjelaskan, Indonesia memiliki 51 Taman Nasional dan 114 Taman Wisata Alam. Selain itu terdapat 3 Klaster Taman Nasional yang menjadi prioritas pengembangan yaitu Klaster Jawa Timur, Klaster Bali dan Klaster Lampung. “Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di kawasan konservasi berlimpah.  Namun baru beberapa yang merupakan tujuan destinasi unggulan baik lokal maupun internasional. Oleh karenanya Taman Nasional mesti kita kembangkan untuk menjadi destinasi wisata dengan menggunakan konsep High End Nature Based Destination,” jelasnya.

Administrator Yayasan Keanakeragaman Hayati Indonesia (KEHATI), Samedi mengatakan, Taman Nasional Way Kambas memiliki keunggulan selain Wisata gajah dan badak (terbatas), juga bisa aneka satwa lainnya. “Selain itu potensi budaya adat  multi daerah (Lampung, Bali, Jatim, Jateng) dan  terdapat berbagai objek wisata lainnya,” ujar dia. (Rls/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar