Pemprov  Akhirnya Lanjutkan Proyek Kota Baru

Rabu, 07 September 2016
Gambar Kota Baru Lampung. Foto:ISt

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan melanjutkan pembangunan Kota Baru di Jati Agung Lampung Selatan. Pemprov saat ini sedang menyusun rencana utama jangka pendek dan menengah.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Lampung, Sutono menyatakan pihaknya sedang menyusun rencana utama kelanjutan kawasan komplek perkantoran Pemprov Lampung di Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung tahun 2017. “Master plan-nya sedang disusun,” kata Sutono pada rapat membahas Kota Baru, Selasa (6/9).

Menurut Sutono, pertimbangan melanjutkan kembali proyek peninggalan gubernur sebelumnya untuk memecah beban kota di Bandar Lampung, sebagai ibu kota provinsi. Sutono mengatakan, konsep rencana baru melanjutkan pembangunan Kota Baru, sangat relevan dengan kondisi riil yang ada sekarang. Hal tersebut terkait dengan fungsi kelayakan dan kenyamanan dalam kota.

Setelah dilantik pada 2014, Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo menghentikan proyek pembangunan Kota Baru ada rapat paripurna DPRD Lampung 30 Juni 2014. Penghentian proyek tersebut, karena berdasarkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov Lampung pada 2013, pihak pemprov memiliki utang sebesar Rp 604,995 miliar yang harus segera dilunaskan. Utang tersebut merupakan dana bagi hasil dan pajak ke pemerintah kabupaten/kota. Ridho ingin memfokuskan pembangunan di infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan. Pembangunan Kota Baru sendiri sudah dikerjakan sejak 2012 dan telah menelan dana APBD lebih dari Rp 240 miliar. Proyek strategis miliaran rupiah mantan Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP itu terhenti selama dua tahun. (*)

 

Sumber: republika.co.id

 

 

 

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar