Pemprov Bahas Wisata di Pantai Ringgung

Kamis, 02 Juni 2016
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri beserta jajaran saat rapat membahas wisata di Pantai Ringgung. Foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral penyelenggaraan kepariwisataan Tahun 2016 di Pantai Sari Ringgung Kabupaten Pesawaran, Kamis (2/6/).

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menjelaskan pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Lampung diarahkan pada pengembangan wisata bahari dan ekosistem berbasis kelestarian alam yang berkelanjutan dengan pengembangan wilayah pesisir dan kawasan hutan.

Menurutnya, Lampung merupakan provinsi yang potensial di bidang Pariwisata. Disebutkan ada 64 air terjun di Provinsi Lampung dan Pahawang yang dikunjungi oleh hampir 20 ribu wisatawan setiap bulannya serta berbagai potensi objek wisata lainnya di Provinsi Lampung.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menetapkan 7 Kawasan Wisata Unggulan Lampung dan bersiap melakukan perbaikan infrastruktur menuju kawasan wisata tersebut. Adapun 7 Kawasan Wisata Tersebut diantaranya Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Teluk Kiluan, Tanjung Setia dan Wisata Bahari Krui, Menara Siger, Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi serta Kawasan Wisata Kota Bandar Lampung. “Saat ini perbaikan jalan menuju kawasan-kawasan wisata unggulan di Provinsi Lampung telah dilakukan dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan baik wisatawan nusantara maupun macanegara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Bachtiar Basri mengatakan adapun upaya lain yang dilakukan dalam rangka mendukung upaya peningkatan sektor Pariwisata di Provinsi Lampung, Gubernur Lampung telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Lampung No.4/2016 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Kepariwisataan di Provinsi Lampung.

Adapun tugas Tim Koordinasi Kepariwisataan tersebut diantaranya mengkoordinasikan kebijakan, program dan kebijakan untuk mendukung kepariwisataan, melakukan sinergi melalui sinkronisasi dan integrasi program-pogram penyelenggaraan kepariwisataan, menetapkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kepariwisataan dan mengkoordinasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi atas pelaksanaan kepariwisataan.

“Untuk itu rapat ini digelar sebagai wahana komunikasi dan sinergitas dalam upaya percepatan pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung, karena ini merupakan tanggungjawab kita bersama,” terangnya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Heriyansyah, Tim Koordinasi ini diketuai oleh Sekda Provinsi Lampung dengan anggota SKPD Terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. “Kedepan Tim Koordinasi Kepariwisataan akan terus berkoordinasi dan melibatkan stakeholder terkait dalam upaya percepatan pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung”, jelasnya. (Rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar