Pemprov Berupaya Lindungi Produk Lokal

Kamis, 10 Desember 2015

Bandarlampung, LC- Pemerintah Provinsi Lampung berupaya  melindungi pengembangan produk–produk unggulan lokal dari serbuan produk  impor sejenis saat musim raya.
Untuk itu produk impor akan didata dan dilaporkan ke Gubernur Lampung. Hal ini sesuai dengan Pergub No 59 Tahun 2014 tentang Pengendalian Distribusi Produk Impor di Provinsi Lampung.
Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana, hal itu disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Bidang Ekbang Adeham pada acara Sosialisasi PERGUB Nomor  59 Tahun 2014, di Hotel Emersia Bandar Lampung (8/12).
Dipaparkan Bayana,  Pergub 59 tahun 2014 ini menjadi penting sebagai upaya untuk melindungi komoditas unggulan daerah dan menjaga stabilitas harga terutama saat panen raya,  Pergub ini juga untuk mendukung pelaksanaan fungsi dan tugas pengawasan barang  / jasa yang beredar di Provinsi Lampung  yang salah satu tanggung jawabnya ada Dinas Perdagangan Provinsi Lampung.
“Sehingga data dan laporan dari implementasi Pergub ini terutama tentang keberadaan barang, jumlah yang diedarkan, dan waktu pendistribusian barang impor dapat digunakan sebagai data dasar dalam pelaksanaan pengawasan tersebut,” kata Asisten.
Pada acara yang juga dihadiri oleh Perwakilan dari Badan Pusat Statistik Bambang Widjonarko, Bea Cukai Agus Eko Prasetyo dan Kadis Perdagangan Provinsi Lampung Ir. Ferynia ini untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam pengelolaan distribusi produk impor yang tetap menguntungkan secara investasi namun tetap menjaga berkembangnya produk lokal dalam upaya pembangunan ekonomi daerah.
Sosialisasi yang mendatangkan nara sumber dari Pemerintah Provinsi Lampung, Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung dan bea cukai Provinsi Lampung ini diikuti oleh  peserta yang terdiri dari perwakilan  Pelaku Usaha Importir , Dinas terkait Perdagangan di Provinsi Lampung, Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perdagangan se Provinsi Lampung, Asosiasi Usaha, Perguruan Tinggi dan Stakeholder lainnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Lampung melalui sambutannya juga berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi agar  dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap informasi yang diterima dan memberikan masukan yang konstruktif guna mendukung terlaksananya pembangunan sektor perdagangan, dengan lebih khusus pada pengelolaan distribusi produk impor di Provinsi Lampung menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Lampung. (red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar