Pemprov Dinilai Mampu Capai Kematangan SPIP

Rabu, 30 Agustus 2017
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar BAsri saat meneima hasil Laporan SPIP dari BPKP Lampung. Foto: ISt

Lampung Centre- Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung Sally Salamah menilai Provinsi Lampung mampu mencapai maturitas (kematangan) Sistem Pengendalian Intern Pengawas (SPIP) menjadi Level III di tahun 2017.

Sally Salamah saat menyerahkan Laporan Hasil Pengawasan Semester I di Ruang Rapat Wakil Gubernur Lampung, Selasa (29/08/2017) menyatakan, Provinsi Lampung telah melakukan perbaikan untuk mencapai maturitas level 3, namun ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, di antaranya penguatan Inspektorat melalui internal audit charter serta peningkatan etika perilaku ASN sebagai aparatur Negara. “Sesuai dengan arahan Menpan, guna mencegah perilaku penyelenggara negara yang koruptif, dibutuhkan peningkatan etika perilaku penyelanggara negara,” ujarnya.

Lebih lanjut Sally mengaku cukup kagum dan mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Pemprov Lampung untuk mencapai meningkatkan level SPIP. Di antaranya hadirnya aplikasi berbasis web Siger serta meningkatnya kesadaran penilaian resiko yang cukup tinggi di beberapa OPD (organisasi perangkat daerah). Bahkan sudah ada OPD yang mencapai tahap investigasi. “Tentunya ini menjadi contoh baik untuk didorong serta dicontohkan kepada OPD lainnya,” ujar Sally.

Saat ini, sambung dia, BPKP Perwakilan Provinsi Lampung sedang fokus meningkatkan SPIP di 8 (delapan) OPD yakni Badan Inspektorat, Dinas Bina Marga, Dinas Pengairan dan Pemukiman, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BKD dan BPKD.

Sementara, Wakil Gubernur Bachtiar Basri meyakini maturitas level III akan tercapai apabila seluruh pihak terkait melakukan kerja sama. Untuk itu, wagub mengajak semua satker di jajaran pemprov ikut berbenah.

“Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya dalam melakukan percepatan dan perbaikan dalam meningkatkan maturitas. Tanpa adanya perbaikan maka maturitas SPIP menjadi Level 3 hanyalah mimpi,” ujarnya. (Rls)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar