Pemprov Dukung Adanya Hutan Kampung Durian

Kamis, 03 Maret 2016
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Sutono bersama Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Theresia Sormin saat menanam pohon durian pada Festival Durian dan Pra Soft Launching Kampung Hutan Durian Sumberagung Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Foto; Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Pemerintah Kota Bandar Lampung mewujudkan Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung sebagai daerah destinasi wisata baru. Di lokasi ini menawarkan 4 (empat) wisata yaitu penangkaran rusa, penangkaran kupu-kupu, Wisata Agroforestry dan Kampung Hutan Durian Sumber Agung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur M. Ridho Ficardo dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Theresia Sormin, Kamis (3/3) pada Festival Durian dan Pra Soft Launching Kampung Hutan Durian Sumberagung Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman.

Theresia Sormin mengatakan, festival durian ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan rencana Pemerintah Provinsi Lampung memberi kontribusinya terhadap pariwisata dari sektor kehutanan. “Semua kebijakan  dan program  ini membuktikan komitmen kita untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di sekitar hutan melalui berbagai program kegiatan. Baik pengembangan pariwisata alam, pengembangan produk-produk hasil hutan oleh masyarakat dan program serta kegiatan lainnya. Oleh karena itu, gubernur mengapresiasi masyarakat sekitar Gunung Betung dan Gunung Pesawaran Tahura Wan Abdul Rachman,” jelasnya.

Sementara itu, Karo Humas dan Protokol Provinsi Lampung, Bayana mengatakan, diharapkan komitmen ini dapat menjadi contoh dan motivasi pihak lain untuk berpartisipasi dalam program-program pembangunan khususnya terkait dengan kelestarian sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat. “Gubernur mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan berkontribusi dalam kegiatan Festival Durian Sumber Agung dan Pra Soft Launching  Kampung Hutan Durian Sumber Agung Tahura Wan Abdul Rachman,” ungkap Bayana.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Sutono melaporkan, bahwa Taman Hutan Raya (TAHURA) Wan Abdul Rachman Lampung, merupakan kawasan hutan calon TAHURA di Propinsi Lampung seluas 22.244 Ha ditetapkan sebagai TAHURA Wan Abdul Rachman berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 742/Kpts-II/92 tanggal 21 Juli 1992.

Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang pada tahun 2016 ini mulai diimplementasikan,  dengan salah satu isinya  terkait dengan adanya perubahan kewenangan terhadap pengelolaan kawasan hutan.

Tahura merupakan satu-satunya fungsi kawasan hutan konservasi yang kewenangan pengelolaannya diserahkan ke Daerah baik provinsi maupun kabupaten/Kota.  Untuk itu, pada tahun 2015 melalui APBD Provinsi Lampung pembangunan Tahura Wan Abdul Rachman sebagai destinasi wisata alam dan agroforest terus dikembangkan.

Pengembangan Tahura Wan Abdul Rachman  merupakan bagian dari pengembangan wisata teluk Lampung sebagai Lampung Forest By The Bay. Menjadikan Tahura WAR sebagai Lampung Forest By The Bay sehingga menjadi destinasi wisata yang dapat diandalkan di Provinsi Lampung adalah hal yang sangat mungkin diwujudkan. Hal ini karena posisi strategis Tahura Wan Abdul Rachman yang ada di sekitar Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran. (Rls/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar