Pemprov Ingin Way Dadi Selesai Paling Lambat Juni

Jumat, 15 April 2016
Gambar Ilustrasi. Sumber: Ist

Lampung Centre – Selain sebagai salah satu persyaratan yang harus dilengkapi untuk melakukan penglepasan aset dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ke masyarakat. Penataan inventarisasi yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung juga ternyata sangat penting untuk menentukan siapa saja warga yang mendapatkan pembebasan lahan Way Dadi.

Itu sebabnya, Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Daerah Pemprov Lampung Lukmansyah sangat berharap pemkot bisa menyelesaikan inventarisasi secepat mungkin. Kalau bisa, Juni atau Juli mendatang lahan Way Dadi sudah bisa dilelang ke masyarakat.

“Untuk selesai pendataannya tergantung pemkot. Setelah inventarisasi yang dilakukan Pemkot selesai, barulah penilaian harga tanah dan setelah itu kita lelang. Kita harapkan Juni atau Juli sudah selesai dan bisa dilelang ke masyarakat,” kata Lukmansyah, Jumat (15/4).

Lukmansyah menambahkan, pemprov juga telah menyampaikan hasil persetujuan dari pemerintah pusat kepada Camat Sukarame. “Sosialisai sudah kita sampaikan ke camat, namun belum ke masing-masing warga. Sosialisai kepada warga akan kita lakukan setelah ditetapkannya harga dari BPN dan appraisal,” imbuhnya.

Sementara itu Lurah Way Dadi, Dain Hermawan mengaku telah melakukan pendataan jalan, fasilitas umum dan khusus di lahan Way Dadi yang terdaftar sebagai aset pemprov. “Kalau masjid ada sekitar ada delapan, tapi yang masuk aset pemprov hanya. Data lengkapnya saya lupa dan itu sudah kami serahkan ke pemkot,” kata Dain. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar