Pemprov MoU dengan IPB Soal Peningkatan SDM

Jumat, 04 Maret 2016
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, Adeham saat rapat persiapan MoU dengan IPB. Foto:Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor tentang peningkatan sumber daya manusia (SDM)  serta penelitian dan pengembangan (Litbang) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) Nomor : G/5/II.04/HK/2016 dan Nomor : 02/ IT3/KsM/2016 tanggal 08 Januari 2016. “Penandatanganan MoU rencananya dilaksanakan di kampus Baranangsiang IPB pada 22 Maret 2016. Tujuan kerjasama untuk mendukung suksesnya pembangunan secara merata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, Adeham saat rapat persiapan MoU di ruang kerjanya, Kamis (3/3/2016).

Menurut Adeham,  MoU atas dasar kebutuhan dan kepentingan bersama dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait dapat merancang pola kerjasama yang akan dilaksanakan, dapat mengimplementasikan hasil riset dan teknologi yang dimiliki IPB. “Karena penyelenggaraan pemerintahan akan lebih optimal jika dikawal IPTEK,” ujarnya.

Kepala Bagian Humas Provinsi Lampung Heriyansyah mengatakan, rapat persiapan membahas rancangan kerjasama yang akan dilaksanakan mencakup berbagai ruang lingkup seperti penelitian dan pengembangan bidang sumber daya manusia, kehutanan, perikanan, kelautan, teknologi pertanian, peternakan dan kesehatan hewan. Bidang lain yaitu ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, kemaritiman dan kawasan pesisir, lingkungan hidup, ekonomi kerakyatan dan inovasi daerah.

Lebih lanjut Heriyansyah menjelaskan, dalam pelaksanaannya diharapkan terwujud pola kerjasama yang tepat sasaran dan langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sementara ini pola kerjasama yang dipandang dapat berjalan seperti program Integrated Farming yang melibatkan beberapa dinas terkait, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kemampuan penyuluh, maupun pengolahan hasil pertanian dan pangan hilir dengan memanfaatkan teknologi dan hasil riset yang dimilki IPB. “Selain itu konservasi lahan dan penguatan mutu dan keamanan pangan yang ada di masyarakat,” pungkas Heriyansyah. (Rls/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar