Pemprov Persiapkan Studi Kelayakan Bumra

Kamis, 19 Mei 2016
Staf Ahli Bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto (tengah) saat rapat Studi Kelayakan Usaha Pengembangan Badan Usaha Milik Rakyat (Bumra). Foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat Studi Kelayakan Usaha Pengembangan Badan Usaha Milik Rakyat (Bumra) Padi (IPT 5000ha) di ruang rapat asisten, Rabu (18/6).

Staf Ahli Bidang Pembangunan, Fahrizal Darminto menjelaskan, bahwa pemprov terus berupaya menjadikan Lampung sebagai lumbung pangan nasional meningkatkan kesejahteraan petani. Sebelum melaksanakan program pengembangan BUMRA Padi tersebut, kata Fahrizal, terlebih dahulu akan dilaksanakan studi kelayakan untuk kajian dan analisa kelayakan pengembangan usaha BUMRA Padi di Provinsi Lampung  yang didasari potensi daerah dan kearifan lokal. “Diharap Hasilnya tersusunnya kajian, analisis dan instrumen teknis pelaksanaan program pengembangan BUMRA Padi di Provinsi Lampung sehingga dapat dijadikan pedoman bagi seluruh stakeholder serta untuk menarik minat investasi dalam bidang pengembangan BUMRA Padi,” kata Fahrizal.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Public Relation Tanri Abeng University, Roziq M. Kaelani menjelaskan, studi kelayakan usaha pengembangan BUMRA dapat memberikan arahan pengembangan wilayah dan mempunyai nilai tambah serta mendapat dukungan infrastruktur yang dibutuhkan. “Pengembangan BUMRA Padi ini juga mendapatkan dukungan dari Presiden dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan yang meliputi pemerintah, masyarakat dan petani, serta dunia usaha,” pungkasnya. (Rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar