Pemprov Ubah Stadion Pahoman Jadi RTH

Selasa, 29 Maret 2016
Master Plan sederhana perubahan Stadion Pahoman Jadi RTH . Foto: Septa Herian Palga

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung berencana mengalihfungsikan Stadion Pahoman sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pembangunan, Fahrizal Darminto mengatakan, rencana ini tercetus dari pemikiran Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo dikarenakan Kota Bandarlampung masih kekurangan RTH. Menurutnya, fungsi Stadion Pahoman sebagai salah satu sarana olahraga tidak akan dihilangkan. Lahan seluas 2,4 hektar itu akan diubah menjadi taman, area parkir serta taman bermain untuk masyarakat. “Masyarakat masih tetap bisa berolahraga, jogging track dipertahankan. Untuk jalan sehat dan ibu-ibu senam juga bisa, PHBI yang biasa melakukan shalat hari raya di sana juga tetap bisa. Karena ini punya publik, saran dari publik juga kita tampung untuk RTH ini,” jelas Fahrizal usai memimpin rapat koordinasi revitalisasi fungsi Stadion Pahoman, Bandarlampung menjadi RTH di ruang rapat gedung Megow Pak, komplek kantor Gubernur Lampung Selasa (29/3).

Fahrizal menegaskan, ahli fungsi stadion Pahoman menjadi RTH tetap harus memperhatikan segala aspek dan juga dilakukan secara terintergrasi mengingat banyaknya sarana yang ada di sekitar stadion. Dia menambahkan, pemprov akan menganggarkan penyusunan master plan-nya pada APBD-Perubahan 2016. “Jika perlu anggaran pembangunan juga sudah ada. Dengan dibangunnya stadion itu nantinya bisa menjadi taman yang akan didatangi oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Strategis Percepatan dan Pembangunan Provinsi Lampung, Khearlani mengatakan, nama stadion sepakbola Pahoman akan diganti menjadi Taman Sakai Sambayan Pahoman. Hasil rapat ini akan disampai ke Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo. “Pergantian nama belum final karena rapat yang kita lakukan akan disampaikan ke gubenur. Kalau yang ikut rapat sudah setuju dengan nama itu,” kata Kherlani.

Anggota Tim Strategis Percepatan dan Pembangunan Provinsi Lampung, Sulpakar mengatakan, rencana pemprov merubah stadion Pahoman menjadi RTH harus dijelaskan kepada masyarakat luas, jika tidak akan menghilangkan fungsi awal-nya. Masyarakat Lampung yang melakukan aktifitas olahraga bisa memanfaatkan  Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim,” Harus dijelaskan ke masyarakat bahwa ini tidak menghilangkan fungsi yang ada. Tidak merubah fasilitas olahraga, juga kita sampaikan bahwa Stadion Sumpah Pemuda di PKOR Way Halim bisa digunakan oleh kabupaten kota dan masyarakat luas,” ujar Sulpakar.

Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Pemprov Lampung, Lukmansyah,  mengatakan tanah dan bangunan Stadion Pahoman milik Pemprov Lampung. Berdasarkan, Surat Keputusan Gubernur Lampung Tahun 1990, pengelolaan-nya diberikan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. “Kewenangan pengelolaannya nanti akan kita cabut, saat ini masih dalam pembahasan. Akan kita terbitkan surat yang menyatakan pengelolaannya ditarik ke pemprov untuk dapat digunakan masyarakat secara luas. Untuk rekomendasi ke kemenpora secapatnya akan kita urus sesuai ketentuan yang ada,” jelas Lukmansyah.  (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar