Pergoki Kadesnya Selingkuh Ratusan Warga Lamsel Ngamuk

Kamis, 19 Februari 2015
ilustarsi sumber: nahinidiaceritaku.blogspot.com

Lampung Centre – Ratusan warga Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan mengamuk dan menghancurkan fasilitas yang ada di balai desa.
Warga Desa Negeri Pandan marah terhadap kepala desa-nya yang dianggap amoral setelah dipergoki selingkuh dengan warganya sendiri di sebuah hotel mini. “Tindakan tersebut, menurut Sahidan, sudah dilaporkan ke polres setempat, namun hanya mendapat ancaman tujuh bulan kurungan. Tapi tidak dipenjara karena ancamannya di bawah satu tahun,” kata Sahidan Yakob koordinator warga, Rabu (18/2/2015).

Menurut Sahidan, warga melampiaskan kemarahannya karena tidak puas dengan hasil audensi untuk menyikapi kasus tersebut yang digelar di Kantor Bupati Lampung Selatan.
Warga menuntut kepala desa tersebut untuk berhenti dari jabatannya. Namun tuntutan itu terbentur aturan yang menyebut, kepala desa dapat diberhentikan dari jabatannya apabila meninggal dunia, atau masa jabatannya habis, atau mengundurkan diri. “Kepala desa ini kukuh tidak mau mengundurkan diri menyerahkan jabatannya, sehingga warga termasuk ibu-ibu hari ini turut berdemo dan menghancurkan fasilitas desa,” ujar dia.
Sementara itu, Andalusia warga di Lampung Selatan, mengatakan, kondisi di desa tersebut mencekam. Lurah setempat juga sudah bersiaga di rumahnya sendiri. “Ada massa pendukungnya yang berjaga di sana, dan siap berhadapan kalau sampai ada warga yang datang ke rumah kades tersebut,” jelasnya. (sumber: kompas.com)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar