Peserta AMO Berkunjung Ke Dekranasda Lampung

Minggu, 15 Oktober 2017
Peserta AMO foto bersama di kantor Dekranasda Lampung, Sabtu (14/10).

 

Lampung Centre – 178 peserta American Mathematics Olympiad (AMO) didampingi Pembina Yayasan Fatimah Azzahra Lampung, Drs. Hj. Siti Fatimah S.Pd (Bunda Ning) dan Ketua Komite SD Islam Azzahra Bandarlampung, Helida Heliyanti dan Ketua POMG mengunjungi kantor Dekranasda Lampung, sabtu (14/10).

 

Kedatangan peserta, pembina yayasan dan ketua komite SD Islam Azzahra Bandarlampung ini disambut Ketua Dekranasda Lampung, Aprilani Yustin Ridho Ficardo yang diwakili Kabid Dinas Pariwisata Lampung, Linda Sumadewi.

Disela acara, Bunda Ning mengatakan, 178 peserta olympiad ini berasal dari Bandarlampung dan kabupaten/kota lainnya di Lampung, serta diikuti peserta dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan provinsi lainnya di Sumatera.

“Ini kerjasama yang baik dengan dinas pariwisata Lampung untuk mengembangkan destinasi wisata Lampung. Kami akan terus menggandeng pemerintah provinsi untuk saling mendukung. 178 Peserta ini untuk regional Sumatera. Hari ini, 14 Oktober 2017, serentak di seluruh dunia dilaksanakan seleksi AMO,” ujarnya.

Bunda Ning menjelaskan, ini pertama kalinya AMO dilaksanakan di Lampung dan SD Islam Azzahra dipercaya sebagai penyelengaranya.

“AMO ini diselenggarakan satu tahun sekali dan diikuti dari kelas 2 SD sampai kelas sembilan SMP. Tahun lalu, kami (Azzahra) mendapat penghargaan medali perak di Singapura. Karena prestasi itulah, kami diberi wewenang untuk menyelenggarakan event internasioanal ini,” katanya.

Bunda Ning mengungkapkan, untuk mengikuti AMO, pendaftarannya melalui website yang ada di 13 provinsi/kota, termasuk Lampung.

“Dari SD Islam Azzahra Ada 8 peserta yaitu dari kelas 2 sampai kelas 6. Siapapun nanti yang akan menang, akan mewakili AMO di tingkat dunia. Pada April mendatang, Azzahra juga menjadi penyelenggara SASMO untuk tingkat asia,” ungkapnya.

Ketua Komite SD Islam Azzahra Bandarlampung, Helida Heliyanti menuturkan, kedatangan rombongan peserta AMO ke dekranasda Lampung ini salah satunya untuk memperkenalkan kerajinan tangan dan budaya khas Lampung.

“Serta memperkenalkan destinasi wisata Lampung. Kegiatan ini berkat kerjasama keluarga besar Yayasan Fatimah Azzahra Lampung dengan dinas pariwisata Lampung,” ujarnya.

Kabid dinas pariwisata Lampung, Linda Sumadewi mengatakan, ini kegiatan city tour untuk mengenalkan kerajinan Lampung melalui gallery dekranasda Lampung.

“Seperti lebih memperkenalkan lagi tapis Lampung dan orangtua AMO berfoto dengan menggunakan pakaian adat Lampung. Mudah mudahan peserta bisa lebih mengenal kerajinan dan budaya Lampung. Gallery dekranasda Lampung ini juga diharapkan bisa jadi salah satu destinasi wisata,” ujarnya.

Marini, salah satu orang tua peserta AMO dari SD Xaverius 2 Palembang, Sumsel, menuturkan, putra keduanya yang bernama Nicholas Patrick Susanto telah mempersiapkan diri selama tiga bulan untuk mengikuti AMO ini.

“Mudah – mudahan anak saya bisa menang. Ada 9 murid dari SD Xaverius 2 Palembang. 8 murid dari kelas 6 dan 1 murid dari kelas lima. Semoga anak saya bisa meraih impiannya,” tandasnya. (rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar