Polda Lampung Mulai Usut Kasus Setoran Proyek Rp 14 Miliar

Kamis, 15 September 2016
Gambar ilustrasi: Foto: Ist

Lampung Centre – Kepolisian Daerah Lampung mulai usut gonjang-ganjing kasus dugaan makelar setoran proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dengan nilai Rp 14 miliar lebih.

Penyidik Polda Lampung, Rabu malam (15/9) mulai memeriksa Kepala Sub Bagian Sarana dan Prasarana Badan Koordinas Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Lampung, Djoko Prihartono selaku pelapor. Djoko melaporkan mantan Biro Perekonomian Provinsi Lampung Farizal Badri Zaini yang juga kerab menyebut nama Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam kasus ini.

Di ruang penyidik Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, pelapor diperiksa dari Rabu sekitar pukul 14.30 WIB hingga malam. Ia ditanya terkait setoran proyek miliaran rupiah yang berakhir fiktif di Pemprov Lampung, beberapa waktu lalu. “Banyak pertanyaan kepada saya,” kata Djoko seusai diperiksa.

Tak hanya Djoko, istri dan anak perempuannya diperiksa. Kasubdit II Direskrimun Polda Lampung dan pihak penyidik lainnya belum mau memberikan keterangan resmi terkait pengusutan kasus makelar proyek di Pemprov Lampung.

Kasus ini terungkap, tatkala Farizal menyuruh Djoko mencari investor atau rekanan untuk beberapa proyek di Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga. Djoko menyanggupi dan mendapat sejumlah rekanan. Djoko bersama rekanan menyerahkan uang setoran kepada Farizal mencapai Rp 14 miliar, sedangkan Rp 9 miliar ia serahkan sendiri di ruang kepala Biro Perekonomian.

Namun setelah itu, Djoko dan rekanan bingung menunggu kepastian dari Farizal. Setelah lama tak berujung, ternyata proyek yang ditunggu ternyata fiktif. Djoko melaporkan kasus ini ke Polda Lampung atas dugaan penipuan.

Kepada penyidik, ia telah menyerahkan bukti-bukti terkait setoran dan proyek fiktif tersebut. Di antaranya, rekaman video, bukti transfer ke istri terlapor dan tampilan percakapan di aplikasi android. (*)

 

 

Sumber: republika.co.id

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar