“Politik Uang, Sia-Sia!”

Senin, 26 Maret 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Dari hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), tingkat politik uang di pilkada Lampung masih tinggi. Dari survei tertanggal 3 sampai 8 maret 2018, sebanyak 46% masyarakat menerima politik uang dengan hal yang wajar.

“Dari hasil survei kita, politik uang masih bisa ditoleransi oleh masyarakat. Sedangkan masyarakat yang tidak mau menerima politik uang sebanyak 54%,” kata Sirojudin Abas direktur Program SMRC di Hotel Emersia, Minggu (25/3).

Sirojudin menjelaskan, dari delapan daerah pemilihan (dapil). Dapil empat meliputi Lampung Barat Pesisir Barat, Tanggamus merupakan daerah tertinggi toleransi terhadap politik uang sebesar 56%. Disusul Lampung Selatan 54%.

“Sedangtkan enam dapil lainnya berada di kisaran 40 hingga 50 persen toleransi terhadap politik uang,” katanya.

Namun meskipun tingkat toleransi terhadap politik uang terbilang tinggi. Pilihan masyarakat tidak dipengaruhi oleh paslon yang memberikan uang/hadiah, melainkan ditentukan oleh hati nurani.

“Jadi prilaku masyarakat Lampung ini, ketika ada paslon yang kasih uang/hadiah mereka akan terima. Tapi soal pilihan masih ditentukan hati nurani,” katanya.

Dalam rilis survei SMRC disebutkan paslon Ridho-Bachtiar di posisi teratas dalam hasil surveinya dengan mendapat dukungan 35,6%, disusul Herman HN-Sutono 23,6%, Arinal Djunaidi-Chusnunia 14,6% dan Mustafa-Ahmad Jajuli 13,8%. Sedangkan 12,4% masih mengambang. Hasil survei ini dirilis SMRC di Hotel Emersia, Minggu (25/3) malam.

Dengan posisi ini berarti dua lembaga suvei (SMRC dan Charta Politika) menempatkan Ridho-Bachtiar di posisi teratas. Sebelumnya Charta Politika mengumumkan Ridho-Bachtiar unggul dibanding calon lain pada Selasa (20/3) di Hotel Horison Bandar Lampung.

Hasil survei SRMC lainnya, Ridho menjadi top of mind dengan persentase 21,4%, disusul Herman HN 17%, Mustafa 9.7% dan Arinal 7,8%. Meski secara spontan, masih ada 42,5% pemilih belum menyebutkan calon yang mau dipilih, namun Muhammad Ridho Ficardo mendapat dukungan terbanyak.

Top of mind merupakan dukungan spontan dari responden tanpa disodorkan nama-nama yang akan bertarung di Pilkada. Responden menjawab spontan nama Muhammad Ridho Ficardo.

Dalam 5 bulan, dukungan spontan kepada Muhammad Ridho Ficardo naik 4,1%, sedangkan Herman HN naik 2,4%, Arinal Djunaidi naik paling tinggi 6,5%, sementara Mustafa turun 2,7%. (Rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar