Rakata Institute ‘Diam-Diam’ Sudah Mendaftar Ke KPU?

Kamis, 26 April 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Dua ‘sosok asing’ yang sebagai Sekretaris dan Dewan Pengawas Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) mengatakan kepada awak media bahwa Rakata Institute sudah mendaftarkan diri sebagai lembaga survei pilkada ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung.

Sudah terdaftarnya Rakata Institute di KPU Lampung sebagai lembaga survei pilkada itu diutarakan Sekretaris Umum ALSHCI, Ahmad Muhaimin. “Kalau sekarang sudah terdaftar di KPU,” kata dia dalam Konfersi pers di Hotel Bukit Randu, Rabu (25/4).

Selain menjelaskan hal tersebut, kedatangan dua pengurus asosiasi yang juga dipimpin Eko Kuswanto itu Lampung juga bertujuan untuk mempertanyakan penjelasan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono yang mengatakan Rakata Institute ilegal.

Ahmad juga meminta kalau seandainya dari hasil kajiannya bahwa Rakata Institute tidak bersalah atas tuduhan itu, maka pihaknya meminta KPUD untuk membersihkan nama baik Rakata Institute.

“Jika citra Rakata buruk maka akan membuat asosiasi dimata masyarakat menjadi buruk. Artinya persepsi masyarakat bahwa asosiasi ini tempatnya lembaga tidak kredibel yang tidak netral. Jadi kita menghindari itu,” ujarnya.

Namun seandainya dari kajiannya menemukan bahwa Rakata Institute bersalah dan tidak sesuai AD/ART, maka ALSHCI  tidak segan-segan menindak bahkan mengeluarkannya dari asosiasi.

“Kalau Rakata Institute terbukti illegal atau sesuai yang disangkakan KPUD, kami ingin meminta buktinya. Karena kami akan tegas kalau Rakata Institute terbukti bersalah akan kita tindak dan tidak segan-segan mengeluarkannya dari asosiasi,” ungkapnya.

Sementara, pihak KPU Lampung sampai berita ini diturunkan belum menjelaskan secara resmi pernyataan pihak ALSHCI terkait sudah daftarnya Rakata Institute ke KPU. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar