Raperda Penanggulangan Penyakit Menular Masuk Tahap Finalisasi

Rabu, 08 November 2017
Ketua BP2D DPRD Kota Bandar Lampung, Imam Santoso. (Foto: Humas DPRD Bandar Lampung)

Lampung Centre – Pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Raperda Penanggulangan Penyakit Menular memasuki pembasan finalisasi dan sinkronisasi dengan Tim Penyusun Peraturan Daerah Kota Bandarlampung.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Kota Bandarlampung Imam Santoso menjelaskan pada saat pembahasan bersama dengan NGO bidang Kesehatan, RSUD Tjokrodipo dan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, di Ruang Lobby Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung, Rabu (8/11).
Dari rapat pembahasan itu, banyak masukan yang terima, baik dari penegasan judul raperda, pengayaan terhadap peran serta masyarakat, perlindungan kepada petugas paramedis yang bertugas menangani pasien penyakit menular sampai dengan penyiapan bangsal tersendiri yang terpisah dari pasien lainnya.

Mengenai judul, lanjut Politisi Partai Grindra ini, semula ialah penangganggulangan penyakit menular akan dirubah menjadi pencegahan dan penanggulangan penyakit menular.

Terkait dengan peran serta masyarakat akan kita perluas lagi dengan melibatkan beragai NGO yang jalan bergerak dibidang kesehatan agar pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dapat berjalan secara masif, tandas Imam Santoso.

Selanjutnya hal hal yang terkait dengan perlindungan kepada paramedis yang akan bersentuhan langsung dengan pasien penyakit menular akan kita upayakan dapat dianggarkan Alat Perlindungan Diri (APD) termasuk dilamanya penyediaan Extra Foodingnya.

“Hal ini penting kerena paramedis yang bersentuhan langsung dengan pasien sangat rawan tertular dengan penyakit pasien yang dirawat, dan mereka ini harus diberikan perlindungan,” tandas Imam Santoso.

Rapat pembahasan raperda ini dihadiri oleh dr. Yulita Tricia. MKM dari RSUD Tjokrodipo, dr. Wirman dari Komisi Perlindungan HIV, Pristiwi W Darwati dar SSR Aisyiah, Dinas Kesehatan dan Forum Tubercolosis.
Sementara  anggota BP2D yang hadir, Julius Gultom (F-PDIP), Pebriani Piska (F Demokrat), Abdul Malik (F PAN) dan Yusuf Erdiansyah Putra (Hanura). (rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar