Ridho Beri Penghargaan Lingkungan Hidup ke Bupati dan Walikota

Kamis, 02 Juni 2016
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo memberi penghargaan Lingkungan Hidup. Foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo memberikan penghargaan lingkungan hidup pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2016 di gedung Kwartir Daerah Pramuka, Jalan Pramuka Bandar Lampung, Kamis (2/6).

Penghargaan lingkungan hidup untuk ketegori kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam melakukan pengelolaan sampah, kebersihan dan keteduhan diberikan kepada bupati Lampung Barat, bupati Lampung Utara dan bupati Lampung Selatan.

Untuk kategori kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam penyediaan data SLHD diberikan kepada walikota Metro, bupati Pringsewu dan bupati Lampung Barat. Untuk konsistensi pemerintah kabupaten/kota dalam mengupayakan penegakan hukum Lingkungan Hidup diberikan kepada bupati Tulang Bawang dan Way Kanan.

Sedangkan untuk kategori kinerja pemerintah kabupaten/kota yang melakukan pemantauan kualitas lingkungan hidup diberikan kepada walikota Bandarlampung dan bupati Lampung Tengah dan kategori kinerja dalam mengoptimalisasi untuk laboratorium lingkungan hidup sesuai SNI 17025-2008 diberikan kepada walikota Metro dan bupati Lampung Selatan.

Penghargaan Lingkungan Hidup ini juga turut diberikan kepada perusahaan dan rumah sakit yang aktif dalam pelestarian lingkungan di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mengatakan, pemerintah provinsi menyadari bahwa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang tetap tinggi namun tetap menjaga kelestarian SDA dan LH diperlukan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penggalian potensi baru dalam pemanfaatan ekonomi sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Hal ini juga merupakan penjabaran dari salah satu agenda NAWACITA yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Menurutnya, keanekaragaman hayati, merupakan aset penting tidak hanya bagi Provinsi Lampung, melainkan juga bangsa Indonesia dan untuk dunia. Keanekaragaman hayati juga dapat memberikan kontribusi bagi tersedianya udara yang bersih dan bebas polusi, mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor serta penggundulan, sampai peran penting dalam mitigasi perubahan iklim sebagai penyimpan karbon.

“Untuk itu saya mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, segera melakukan identifikasi dan inventarisasi potensi dan kondisi keanekaragaman hayati yang ada di wilayahnya, termasuk sumber daya genetik dan kearifan tradisional, dan menyusunnya dalam bentuk Profil Keanekaragaman Hayati Daerah yang akan menjadi database keanekaragaman hayati dan menjadi dasar bagi penyusunan rencana induk pengelolaan keanekaragaman hayati daerah,” jelasnya.

Ridho juga berharap, bupati dan walikota meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, mulai dari tahap Perencanaan, Pemanfaatan, Pengendalian,  Pemeliharaan,  Pengawasan dan Penegakan Hukum, secara lebih konsisten sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam acara ini juga turut diberikan penghargaan Adiwiyata Provinsi Lampung kepada SDN 1 Totoharjo Kabupaten Lampung Timur, SMA N 1 Raman Utara Lampung Timur, SMA N 1 Sukau Lampung Barat, SMK N 1 dan SMAN 1 Kotabumi Lampung Utara, MTs N 2 Kotabumi Lampung Utara, SMP N 3 Sidomulyo Lampung Selatan, SDN 1 Sumberejo Tanggamus, SMK 1 Simpang Pematang Mesuji dan SDN 01 Adi Mulyo Mesuji. Untuk Penghargaan Kalpataru diberikan kepada Suparji dari Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara dan HKM Bina Wana Kelurahan Pekon Tribudi Sukur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat dengan kategori Penyelamat Lingkungan. (Rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar