Rp 87,5 M Dialokasikan ke Perkebunan Tebu

Senin, 11 April 2016
Perkebunan Tebu Rakyat. Gambar Ilustrasi (Ist)

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung memberi perhatian khusus untuk perkebunan tebu. Berdasarkan data rencana umum pengadaan (RUP) Disbun Lampung dan data penerima bansos Kementerian Pertanian tahun anggaran 2015, pemprov mengalokasikan dana bantuan dari APBN  Rp 46.238.000.000  untuk tujuh (7) kegiatan pengadaan barang berupa truk angkutan tebu 13 unit, grab laoder 14 unit, GPS 98 unit, harvester 6 unit, pompa air 130 unit, dan traktor 19 unit.

Alokasi dana bansos pengembangan perkebunan tebu sebesar Rp 41.320.112.000 untuk empat koperasi perkebunan tebu rakyat. Dari total dua bantuan senilai Rp 87.558.112.000 tersebut dialokasikan di empat kabupaten yakni Waykanan, Lampung Utara, Tulangbawang Barat dan Lampung Tengah.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Edi Yanto melalui Kasi Teknik Budi Daya, Desti Aris Sandi membenarkan, Pemerintah Provinsi Lampung memberi bantuan untuk perkebunan tebu rakyat. Menurut dia, bantuan tersebut diperuntukan kelompok tani perkebunan tebu rakyat melalui koperasi.”Syaratnya seperti itu. Petani diwajibkan membentuk koperasi. Jadi bantuan sosial baik berupa alat maupun uang disalurkan oleh koperasi,” kata Desti di ruang kerjanya, Senin (11/4).

Desti menjelaskan, tidak bisa menjelaskan secara rinci dikarenakan baru satu bulan menangani program dari pemerintah pusat itu. Akan tetapi, secara garis besar pemprov tetap melakukan pengawasan bantuan sosial tersebut. Namun, terusnya, pengawasan tidak bisa terlalu dalam dikarenakan bantuan tersebut berubah hibah. “Itu kan sifatnya hibah, jadi tidak bisa kita terlalu masuk ke dalam urusan internal mereka,” ujarnya. (Iwan Kodrat)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar