Sederet Dugaan Korupsi Yang Menyeret Wagub Nunik Dari Kejati Hingga KPK

Rabu, 31 Juli 2019

Bandarlampung (Lampung Centre) – Nama Wakil Gubernur Lampung Chusunia Chalim (Nunik) menjadi salah satu pejabat di Lampung yang paling sering muncul dalam pemberitaan berita lokal maupun nasional, salah satunya berkaitan erat dengan dugaan korupsi.

Nunik mulai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KTrans). Chusnunia diperiksa sebagai saksi atas tersangka Charles Jones Mesang.

Ketua DPW PKB Lampung ini terindikasi juga terlibat dalam kasus pengadaan Web Desa dari APBDes se-Lampung Timur 2016. Kasus ini indikasi melibatkan Nunik ketika masih menjabat sebagai Bupati Lamoung Timur. Korupsi di Lamtim ini diperkirakan merugikan negara senilai Rp 3,1 Miliar. Saat ini sedang dalam proses penyidikan di Kejati Lampung.

Nunik juga disebut-sebut juga terlibat kasus pengadaan kendaraan dinas (Randis) APBD Lampung Timur 2016. Kasus ini sedang digarap oleh Kejati Lampung dengan menggandeng KPK, untuk mengusut pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, yang menelan biaya Rp2,6 miliar di tahun anggaran 2016 lalu.

Selain itu, Nunik juga disebut-sebut terindikasi dalam aliran dana dari Bupati Lampung Tengah no aktif Mustafa. Dia diperiksa sebagai saksi oleh KPK. Kabar yang beredar santer, aliran dana tersebut terkait dengan kesepakatan saat pencalonan pemilihan Gubenur Lampung 2018. (*/Dbs)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar