Sekitar 31 Ribu Pekerja Kontruksi Lampung Tidak Bersertifikat

Rabu, 13 April 2016
Gambar Ilustrasi. Sumber: Ist

Lampung Centre – Dinas Bina Marga Provinsi Lampung menyebutkan masih banyak para pekerja jasa kontruksi di Provinsi Lampung yang sampai saat ini tidak memiliki sertifikat keahlian.

Sekretaris Dinas Bina Marga Provinsi Lampung Rony Witono menyebutkan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung menargetkan 35.000 pekerja kontruksi Lampung memiliki sertifikat keahlian. Tapi sampai hari ini baru sekitar 4.000 pekerja yang memiliki sertifikasi dari lembaga kontruksi.

“Kita optimis target tersebut dapat tercapai, apalagi Pemrov mendapat bantuan Mobil Training Unit (MTU) yang berfungsi sebagai pembinaan pelatihan bagi pekerja. Kita pastikan mobil begerak ke seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam membangun kinerja pekerja kontruksi,” kata dia, Rabu (13/4).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Jasa dan Kontruksi Dinas Bina Marga Provinsi Lampung Zaini mengatakan pelatihan serta pembinaan kepada pekerja kontruksi merupakan hal yang sangat penting. Sebab pelatihan ini merupakan salah satu persiapan dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yaitu mempersiapkan mereka untuk memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai dengan bidang yang dimiliki.

“Pelatihan yang dilakukan disesuaikan dengan jabatan yang dikuasai, mulai dari level 1 yaitu tukang pemula sampai level 9 yaitu ahli utama dari berbagai jabatan kerja yang ada di pekerjaan konstruksi,” kata dia.

Dirinya menjelaskan pelatihan merupakan ploting untuk memberikan motivasi dan dorongan bagi semua pihak yang berkaitan dengan sektor konstruksi. Sehingga memiliki sertifikasi tenaga kerja terampil yang dikeluarkan lembaga resmi sebagaimana telah diatur oleh UU 18/1999 dan PP 28 dan PP 30 tahun 2010. Imbuhnya

“Jika dikaitkan dengan kualifikasi tenaga konstruksi di Lampung hanya sebagian kecil yang memiliki keterampilan yang dilegitimasi dengan sertifikasi, sesuai UU No 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi,” jelasnya. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar