Sekjen DPP PDI-P Mengecam Keras Politik Uang Dari Kapital

Selasa, 03 Juli 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melakukan evaluasi kader partai sesuai pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni 2018. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Sheraton, Selasa (3/7), dipimpin langsung Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Hasto menilai demokrasi di Provinsi Lampung telah dibajak oleh kekuatan kapital yang mencoba melakukan pembunuhan dengan praktik politik uang secara Terstruktur, Sistematis dan Masif.

Sebab itulah, selain melakukan evaluasi terhadap kader PDI-P, pihaknya juga ingin menindaklanjuti hal tersebut agar hal tersebut tidak kembali terulang dipenyelenggaraan pilkada yang akan datang.

“Demokrasi bukanlah untuk merebut kekuasaan dengan segala cara, tetapi demokrasi itu semata-mata untuk rakyat. Suara rakyat adalah inti dari demokrasi. Dan kedaulatan rakyat di dalam pemilih tak boleh dibajak oleh kekuatan uang dari manapun,” kata Hasto.

Selain itu, dirinya juga mendukung rencana pembentukan panitia khusus (Pansus) DPRD Privinsi Lampung terkait pemberantasan money politics.

Sementara Itu, Calon Gubernur Lampung yang diusung dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Herman HN mengatakan bahwa aparat penyelenggara pemilu melakukan pembiaran terkait adanya dugaan money politic secara Terstruktur, Sistematis dan Massif di ajang pesta demokrasi tingkat provinsi. (*)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar