September Dicanangkan Bulan Bhakti Rabies

Kamis, 01 September 2016
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Dessy Desmaniar Romas saat pencanangan bulan bhakti rabies.foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung mencanangkan bulan September sebagai bulan Bakti Rabies. Mewakili Gubernur Lampung, Asisten Bidang Ekonomi dam Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung mengatakan, kegiatan bulan bhakti rabies secara nasional berupa pengendalian dan penanggulangan penyakit rabies melalui vaksinasi massal serta penyuluhan tentang bahaya Rabies. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat serta pihak lain yang terkait dalam pengendalian dan penanggulangan rabies. Sehingga pelaksanaan vaksinasi massal rabies dapat berjalan dengan lancar dan target coverage vaksinasi 70 % dari populasi HPR dapat tercapai,” kata Adeham ketika membuka Rapat Koordinasi Komisi Provinsi Pengendalian Zoonosis Tahun 2016 di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Rabu (31/8).

Selanjutnya dalam sambutan tertulisnya Gubernur Ridho juga menyampaikan harapannya dengan rapat koordinasi ini dijadikan sebagai momentum untuk lebih meningkatkan kerjasama serta partisipasi secara terpadu dalam melaksanakan kegiatan pengendalian dan penanggulangan penyakit   zoonosis di Provinsi Lampung.

Kemudian  kepada Tim Satgas Penanggulangan Rabies diharapkan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan vaksinasi rabies massal. Yakni dengan  target cakupan vaksinasi 70 % dari populasi Hewan Penular Rabies yang ada. SKPD terkait  juga kiranya lebih bekerja keras lagi dalam mengendalikan dan menanggulangi penyakit Rabies dan Avian Influenza.

Sementara itu selaku Ketua Penyelenggara Kepala Dinas Peternakan dan  Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Dessy Desmaniar Romas, menyatakan Rakor untuk meningkatkan koordinasi antara instansi terkait dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan menular strategis di Provinsi Lampung.

Ditambahkannya,  rapat koordinasi komisi Provinsi Lampung Pengendalian Zoonosis diikuti oleh 60 orang peserta dari 15 Kabupaten/ Kota se Provinsi Lampung. (Rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar