Sesuai Amanat Jokowi, Triyono Arifin: LSP Penunjang Revolusi Industri 4.0

Sabtu, 10 Agustus 2019
Ketua Yayasan SMK BLK Bandar Lampung yang juga Pembiana LSP SMK BLK Bandar Lampung, Triyono Arifin. (Foto: dok)

Bandarlampung (Lampung Centre) – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sekolah Menengah Kejuruan Bina Latih Karya (SMK BLK) Bandar Lampung berkesempatan memenuhi undangan Rapat Koordinasi Pengembangan LSP SMK di Surabaya, Rabu sampai Sabtu (7-10/8).

Dalam rakor tersebut diarahkan para SMK yang memiliki LSP untuk menguatkan output masing-masing lembaga sekolah. Selain itu juga dengan adanya LSP diharapkan mampu melakukan pengendalian mutu, kualitas SDM dalam dunia kerja dan industri. Utamanya di era revolusi industri 4.0.

Ketua Yayasan SMK BLK Bandar Lampung yang juga Pembiana LSP SMK BLK Bandar Lampung, Triyono Arifin, memandang sertifikat profesi juga sangat dibutuhkan sebagai penunjang di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini. Mengingat pekerja yang dibutuhkan para pelaku usaha dan industi ialah SDM yang berkoopeten dan memiliki pengakuan, salah satunya sertifikasi profesi.

“Dengan adanya LSP, para pelajar atupun pekerja akan mendapatkan pelatihan tambahan yang dilengkapi dengan sertifikiat dari Badan Nasional Sertifikasi Profersi (BNSP) sebagai pengakuan resmi dari lembaga resmi,” ujar Triyono, kemarin (9/8).

Pernyataan Triono terkait peningkatan kapasitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi LSP-P1 juga selaras dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait revitalisasi pendidikan vokasi.

Melalui sertifikasi oleh LSP-P1, tingkat keterukuran pencapaian kompetensi calon tenaga kerja yang dididik di SMK akan semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan dunia Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI).

Sesuai dengan peta jalan revitalisasi pendidikan kejuruan dan keterampilan, Kemendikbud terus melakukan penyelarasan antara SMK dengan DU/DI agar terwujud keterkaitan dan kesesuaian. Sejak 2015, sebanyak 469 SMK telah menjadi LSP-P1, dan sebanyak 237 SMK mendapatkan lisensi dari BNSP di tahun 2017.

Sebelumnya Kemendikbud juga telah memfasilitasi pembentukan 431 SMK menjadi LSP-P1. Diharapkan SMK yang menjadi LSP ini dapat mendorong peningkatan sertifikasi lulusan SMK di sekitarnya. Di Lampung sendiri baru empat SMK yang memiliki LSP. Salahsatunya LSP SMK BLK Bandar Lampung. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar