SGC Diduga Ingin Memanfaatkan Jokowi?

Sabtu, 09 Maret 2019

Bandarlampung (Lampung Centre) – PT Sugar Group Companies (SGC) diduga ingin memanfaatkan Presiden Joko Widodo yang kembali maju dalam Pilpres 2019 untuk mengamankan bisnisnya yang tengah soal, salah satunya oleh Mahasiswa dan Pemuda Lampung (Simpul).

Hal itu menguat dengan hadirnya petinggi PT Sugar Group Company (SGC), Gunawan Yusuf Riadi dan Purwanti Lee dalam deklarasi Alumni Perguruan Tinggi dan Sederajat di Lampung untuk capres Joko Widodo (Jokowi) di PKOR Wayhalim, Jum’at (8/3).

Bahkan, beredar foto Purwanti Lee bersama Gubernur Lampung Terpilih Arinal Djunaidi dan beberapa tokoh politik daerah turut meninjau persiapan kedatangan Jokowi ke Lampung.

Kedua petinggi perkebunan tebu penghasil gula bermerek ‘Gulaku’ itu diduga sengaja mencari perhatian Presiden Jokowi sekaligus ingin menunjukan perusahaan mereka sangat mendukung pencalonan Jokowi dalam Pilpres 2019.

Sebelum Jokowi ke Lampung, Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung (Simpul) turun ke jalan menuntut ukur ulang HGU PT SGC. Beberapa hari usai menggelar aksi, mereka juga sempat audiensi dengan DPRD provinsi Lampung untuk membuatkan regulasi tentang pengukuran ulang PT SGC. Tak hanya legislatif, mereka pun sempat mencegat Gubernur Lampung M. Ridho di pintu masuk Kantor Gubernur Lampung, pada Rabu (6/3) sore.

Gubenur Ridho meluangkan waktu 10 menit untuk mendengarkan apa yang menjadi harapan para mahasiswa. mereka mengetuk hati M. Ridho Ficardo agar meninggalkan kenangan manis di penghujung jabatannya sebagai kepala daerah lewat kebijakan pengukuran ulang lahan SGC.

Juru bicara simpul Rosim Nyerupa mengatakan sudah puluhan tahun, hingga nyawa melayang, masyarakat menuntut lahannya yang berada dalam HGU SGC.

“Alhamdulillah, Presiden Jokowi nampaknya serius untuk menuntaskan masalah HGU. Angin seger bagi masyarakat yang merasa tak memeroleh keadilan atas penguasaan HGU oleh SGC,” kata dia. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar