SIMPUL Desak Gubernur Ridho Sampaikan Kedzoliman SGC Ke Presiden Jokowi

Rabu, 06 Maret 2019

Bandarlampung (Lampung Centre) – Serikat Mahasiswa Dan Pemuda Lampung (SIMPUL) mendesak Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo untuk memberikan pencerahan kepada Presiden Jokowi agar segera menuntaskan kedzoliman yang dilakukan PT Sugar Group Compenies (SGC) terhadap masyarakat yang bermukim disekitar perusahaan tersebut selama bertahun-tahun.

Desakan itu disampaikan Koordinator Aksi, Rosim Nyerupa bersama beberapa mahasiswa ketika berhasil menjegat Gubernur Ridho keluar dari ruang kerjanya di Gedung Pemprov Lampung, Rabu (6/3) sekitar pukul 16.00 Wib. Akibat mendengar sedikit aspirasi itu, Ridho Ficardo terpaksa menunda perjalanannya selama sepuluh menit untuk bertandang ke Lampung Tengah lantaran dipintu masuk utama kantornya dikerumuni para mahasiswa.

Sikap menyampaikan aspirasi langsung ke Gubernur Ridho sengaja dilakukan sebagai tindaklanjut dari aksi perjuangan para mahasiswa setelah sebelumnya menggelar aksi di Tugu Adipura beberapa waktu lalu, yang diteruskan dengan hearing di kantor DPRD Lampung, Senin (4/3) kemarin.

Menurut Rosim, Pemerintah Provinsi Lampung harus segera mengukur ulang HGU milik PT SGC dan serius mengkaji kembali polemik sengketa antara perusahaan dengan rakyat demi tegak berdirinya keadilan di tanah Lampung.

“Mohon maaf pak gubernur sedikit mengganggu waktunya, Mau tidak mau, Kondisi ini harus disikapi. Konflik antara SGC dan masyarakat Lampung betul-betul menyita perhatian kita. Alhamdulillah, Presiden Jokowi, nampaknya serius untuk menuntaskan masalah HGU lahan ditanah air. Tentunya ini harus disambut baik oleh rakyat Lampung dan pemerintah daerah,” kata Rosim.

Rosyim sangat berharap, pihak eksekutif dapat benar-benar serius dalam menuntaskan kedzoliman yang dilakukan SGC terhadap masyarakat. Mereka meminta agar pemerintah daerah melalui Gubernur Ridho dalam waktu dekat dapat membuat kebijakan yang pada intinya melakukan pengukuran ulang terhadap lahan SGC.

“Diakhir masa jabatan pak gubernur ini, Harus membekas di hati masyarakat. Selaku kepala daerah, semoga pak gubernur berfikir yang sama dengan presiden Jokowi untuk menyikapi persoalan HGU Lahan ini demi kemaslahatan umat di Lampung khususnya,” terus dia.

Mereka menjelaskan tidak percaya kepada Gubernur mendatang mampu menyelesaikan permasalahan ini sebab dengan berbagai sudut pandang kedekatan dengan SGC dengan gubernur terpilih sangat nyata.

Dalam aspirasi tertulis yang diterima oleh Bapak Gubernur Lampung, Koordinator Aksi Serikat Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lampung (SIMPUL) Menyebutkan 3 Tuntutan sebagai berikut :

Pertama, meminta Gubernur Lampung membuat kebijakan pengukuran ulang lahan, Meninjau kembali izin perusahaan dan aktivitas produksi.

Kedua, mengintruksikan BPN melakukan pengukuran ulang lahan HGU secepatnya.

Ketiga, mendesak Gubernur dan DPRD Lampung saling berkoordinasi atas tuntutan mahasiswa (SIMPUL) dan menindaklanjuti temuan-temuan Pansus DPRD Tulang Bawang.

Keempat, sehubungan Presiden Jokowi akan bertandang ke Lampung, Maka kami meminta Gubernur Lampung untuk menceritakan banyak hal permasalahan SGC yang menyiksa masyarakat Lampung selama ini.

Kelima, meminta Presiden Jokowi melakukan tindakan tegas dengan mengusut, mengevaluasi dan membuka kedok SGC. (*/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar