Soal Flyover, Rekomendasi DPRD Bandar Lampung Ke BPK dan BPKP Dipertanyakan

Kamis, 29 Maret 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Komisi III DPRD Bandar Lampung dinilai gagal dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Utamanya dalam melaksanakan fungsi dibidang pengawasan pada proyek pembangunan tiga flyover yang menelan anggaran hampir seratus miliar.

“Itu dana pembangunan tiga flyover dapat ngutang, tetap dibayar dari pajak dan retribusi rakyat. Tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Bahkan diduga kuat asal-asalan, tidak sesuai spesifikasi. Dewan cuma diam saja,” tegas Kordinator Koalisi Anak Rakyat, Iwan, kemarin.

Pertama, flyover MBK ditemukan kondisi retak pada sisi bagian dekat MBK. Komisi III bak macan ompong tak berdaya menghadapi Dinas PU dan rekanan.

Lalu Flyover Kemiling dan Pramuka juga bernasib sama. Banyak ditemukan keretakan. Lagi-lagi Komisi III tak bergigi dalam menjalankan fungsi pengawasan. Padahal pembangunnya menelan anggaran hampir Rp50 miliar. “Dewan memang sudah sidak tapi lagi-lagi tak ada hasilnya. Cuma hit and run,” ungkapnya.

Untuk itu, Koalisi Anak Rakyat meminta BPK untuk turun mengaudit dan KPK turun untuk memantau apakah ada ketidaksesuaian spesifikasi dan korupsi sejak proses hingga pekerjaannya.

“Sebab tak ada lagi tempat yang kami percaya untuk mengadu. Dewan tak bergigi, Jaksa pun seakan tak bernyali. Kami akan laporkan temuan-temuan ini ke KPK agar turun memantau dan menyelidiki. Kalau perlu disadap saja dan penjarakan siapa yang terbukti terlibat dalam sengkarut proyek flyover,” tegas Iwan.

Sebelumnya dalam sidak di flyover Jl.Pramuka – Jl.Indra Bangsawan, Ketua Komisi III Wahyu Lesmono mengatakan akan melayangkan rekomendasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Lampung.

Namun sayang, ketika diminta tindak lanjut apakah rekomendasi tersebut sudah dilayangkan atau belum pihak yang bersangkutan belum memberikan penjelasan. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar