Songsong Ramadhan, Pemprov Berikan Penghargaan Kepada Hafidzh dan Hafidzhah

Rabu, 24 Mei 2017

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung kembali membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan perhatian kepada masyarakat khususnya di bidang keagamaan. Setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan umroh dan wisata rohani gratis, kali ini melalui Biro Kesejahteraan Sosial dan Bina Mental, pemprov memberikan penghargaan kepada para hafidzh/hafidzhah.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada, Selasa (23/5), di Gedung Pusiban, Komplek Perkantoran Pemprov Lampung tersebut, Pemprov memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp3 juta kepada para hafidzh/hafidzhah yang mampu menghafal kitab suci Al-Qur’an sebanyak 30 Jus. Penghargaan tersebut diberikan langsung dari Pemprov melalui kas daerah ke rekening para hafidzh/hafidzhah tanpa perantara.

Kepala Bagian Pendidikan dan Kebudayaan Biro Kesejahteraan Sosial dan Bina Mental Sekretariat Pemprov Lampung, Wahyu Arsendo menjelaskan, ada sekitar 500 lebih hafidzh/hafidzhah dari berbagai daerah di Provinsi Lampung yang mengikuti kegiatan ini. Dari 500 peserta yang ikut, dilakukan validasi untuk membuktikan apakah para peserta benar hafidz/hafidzhah atau bukan.

“Sebelum diberikan penghargaan, secara teknis terlebih dahulu dilakukan validasi. Tujuannya tentu agar penghargaan ini benar-benar tepat sasaran,” kata Wahyu.

Selain memberikan penghargaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi antara Pemprov dengan para hafidzh/hafidzhah yang ada di Provinsi Lampung. Dengan demikian Pemprov Lampung mengetahui dengan jelas berapa jumlah hafidzh/hafidzhah yang ada di Sai Bumi Rupa jurai.

Setelah dilakukan pendataan, lanjut Wahyu, pada malam Nuzurul Qur’an Bulan Suci Ramadhan mendatang para hafidzh/hafidzhah yang telah terdata akan ditebarkan ke daerah-daerah di Provinsi Lampung untuk melakukan kegiatan tadabur Qur’an di masjid-masjid.

“Jadi nanti para hafidzh/hafidzhah yang sudah tervaliadasi, akan kita data dan kita tebar ke daerah-daerah di Provinsi Lampung untuk melakukan tadabur Qur’an di masjid-masjid secara serentak dari habis subuh hingga menjelang maghrib. Dan ini akan menjadi sesuatu yang sangat membanggakan, karena mungkin belum pernah dilakukan di provinsi-provinsi lain,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial dan Bina Mental Sekretariat Provinsi Lampung, Ratna Dewi mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kecintaan masyarakat Lampung kepada kitab suci Al-Qur’an semakin meningkat.

Dengan demikian akan banyak tercipta generasi muda berbeda luhur dan teladan. Apalagi, lanjut dia, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo ingin sekali menjadikan Provinsi Lampung sebagai lambung hafidzh/hafidzhah. “Kita doakan keinginan mulia beliau (M. Radio Ficardo, red) bisa terwujud,” kata Ratna Dewi disela sambutannya. (Septa harian palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar