Stok Daging di Lampung Aman Hingga 4 Bulan Kedepan

Jumat, 14 Agustus 2015
Daging Sapi di Pasar Tradisional

Bandarlampung (Lampungcentre): Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung memastikan stok daging sapi di Lampung hingga 4 bulan kedepan aman. Hal ini dipastikan mengingat jumlah ketersediaan daging sapi baik lokal maupun Impor masih cukup tinggi.

Berdasarkan data dari Disnakeswan, Agustus hingga september, Lampung masih memiliki 37.830 ekor sapi untuk stok yang ada di feedloter. Sementara untuk sapi lokal hasil peternakan milik masyarakat di sejumlah kabupaten/Kota sebanayak 41.568 ekor.

Kepala Disnakeswan Lampung, Dessy Romas mengatakan, kendati di tingkat nasional mengalami kelangkaan, untuk stok daging di Lampung sendiri masih surplus.

“Kalau dibilang di Lampung kita kekurangan stok itu tidak benar. Bahkan kita masih surplus hingga 4 bulan kedepan. Sampai Idul Adha juga masih tersedia,” ungkapnya usai mengikuti rapat di Kantor Bandan Ketahanan Pangan Lampung, kemarin.

Dessy menambahkan, Lampung sebagai salah satu produsen daging sapi di Indonesia juga masih terus melakukan impor ke sejumlah wilayah. Seperti jawa Barat dan DKI, dan kesetiap provinsi yang ada di Pulau Sumatera.

Namun ia megnakui, impor nasional untuk sapi potong memang mengalami penurunan pada triwulan ke III ini. Kuota impor untuk seluruh daerah di Indonesia hanya 50.000 ekor. Tetapi hal ini tidak berpengaruh terhadap lampung, mengingat Lampung juga nilai konsumsi daging juga tidak terlalu tinggi.

“Di Lampung sebenarnya kan tidak begitu besar nilai konsumsi dagingnya. Jadi menurut kami tidak masalah. Cuma yang namanya euforia (pengaruh,red) pasti ada efeknya juga seperti kenaikan harga,” katanya. (*)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar