Target DBM Jalan Mantap 70 Persen Diragukan

Jumat, 13 Mei 2016
Ruas Jalan Jatimulyo - Metrokibang. Foto: Septa

Lampung Centre  –  Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung Tony Eka Chandra meragukan target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Lampung 2016, jalan provinsi sepanjang 1.191, 97 km atau 70 persen dalam kondisi mantap bisa tercapai.

Tony Eka Chandra mengatakan, saat ini banyak ruas jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota dalam kondisi rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi.  Hal ini dikarenakan buruknya perencanaan yang dilakukan Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Lampung, serta lemahnya pengawasan pembangunan jalan yang dilakukan pimpinan satuan kerja, konsultan pengawasan, Inspektorat,  DPRD Lampung dan aparat penegak hukum bidang pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Jika hal ini tidak diperbaiki atau ditingkatkan, sangat diragukan jalan provinsi dalam kondisi mantap seperti yang ditargetkan gubernur bisa tercapai,” jelas Tony Eka Chandra di Balai Keratun kompleks kantor gubernur Lampung, Jumat, (13/5).

Pemprov, terus Tony, dalam hal ini DBM segera membentuk unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di seluruh kabupaten/kota. UPTD DBM dapat membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan pembangunan dan pemeliharaan jalan di masing-masing kabupaten/kota. Selain bertugas melakukan pemantauan kondisi jalan rusak, UPTD juga bertugas melakukan perbaikan jalan rusak yang membutuhkan perbaikan secepatnya.  “Dengan pembentukan UPTD diharapkan meminimalisiri kerusa jalan milik provinsi di kabupaten. UPTD ini nantinya bertanggung jawab atas kondisi jalan rusak di wilayahnya,” ujarnya.

Tony menjelaskan, kerusakan infrastruktur jalan raya berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat maupun pemerintah daerah.  Dampaknya secara langsung yang diterima masyarakat, diantaranya pendapatan masyarakat menurun serta melonjaknya harga kebutuhan pokok. “Pendapatan masyarakat petani menurun dikarenakan akses jalan yang sulit sehingga mobilitas manusia dan barang terhambat,” pungkas Tony.

DBM Provinsi Lampung belum menanggapi keraguan Tony Eka Chandra. Konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat kepada Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DBM Lampung, Tony Ferdinansyah pun tidak ditanggapi. (Iwan Kodrat)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar