Tauhidi Siap Dieksekusi

Kamis, 07 April 2016
Tersangka Dugaan Korupsi Disdik Lampung Tauhidi. Foto:Ist

Lampung Centre – Kejaksaan Tinggi Lampung siap mengeksekusi Tauhidi, tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang pengadaan perlengkapan sekolah siswa kurang mampu SD/MI/SMP/Mts pada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tahun 2012 senilai Rp17.759.285.000.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Yadi Rahmat mengatakan, pihaknya tengah menunggu pelimpahan berkas perkara Tauhidi dari tim penyidik satuan tugas khusus (Satgasus) Kejaksaan Agung. Penyidik, kata Yadi Rahmat,  sedang melengkapi berkas berita acaranya.” Kita masih menunggu pelimpahan dari tim penyidik,” jelas Yadi Rahmat di ruang kerjanya, kemarin.

Yadi Rahmat tidak dapat memastikan apakah nantinya Tauhidi akan ditahan seperti dua tersangka lainnya yakni, Edward Hakim (mantan Kasubag Perencanaan Disdik Lampung) dan Aria Sukma S. Rizal (PNS Pemberdayaan Masyarakat Lampung) yang sudah dulu dieksekusi. “Itu wewenang pimpinan, saya tidak berani menjamin ditahan atau tidak,” ujarnya.

Yadi membantah penilaian publik jika ada berbedaan dalam menangani perkara empat tersangka korupsi di Disdik Lampung tersebut. Menurutnya, belum ditahannya dua tersangka lagi, Tauhidi dan Hendrawan dikarenakan pemberkasan perkara keduanya oleh penyidik  dilakukan secara terpisah (Splits). “Tidak mungkin dibeda-bedakan. Kedua tersangka belum ditahan, selain berkasnya sedang dilengkapi penyidik juga melakukannya secara terpisah,” kata dia.

Diketahui, Kejagung telah menetapkan tersangka proyek pengadaan perlengkapan sekolah siswa kurang mampu SD/MI/SMP/Mts pada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tahun 2012 senilai Rp17.759.285.000. Anggaran tersebut dirbagi dalam 93 paket pekerjaan di 13 lokasi kabupaten dan kota melalui penunjukan langsung 38 perusahaan rekanan.

Keempatnya adalah Tauhidi (mantan Kadisdik Lampung dan mantan Pj Bupati Lampung Timur); Edwar Hakim (mantan Kasubag Perencanaan Disdik Lampung); M Hendrawan (rekanan); dan Aria Sukma S Rizal (PNS di Kantor Pemberdayaan Masyarakat Bandar Lampung). Dalam perkara ini, Kejati Lampung sudah menahan Edwar Hakim dan Arya Sukma Rizal. Kedua tersangka, ditahan selama 20 hari kedepan di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui, Lampung Selatan. (Iwan Kodrat/Dbs)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar