Tim Appraisal Hargai Lahan JTTS Seharga “Martabak”

Rabu, 16 Maret 2016
Gambar Ilustrasi

Lampung Centre –  Pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) masih bermasalah. DPRD Lampung Tengah sangat kecewa dengan kinerja Tim Apresial yang menghargai lahan seharga ‘martabak’.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Tengah Natalis J Sinaga mengaku pada prinsipnya sangat mendukung pembangunan JTTS. Namun dirinya sangat mengecewakan kinerja Tim Appraisal yang menetapkan harga ganti rugi dengan tidak manusiawi, yakni Rp35 ribu permeter. “Jadi, kalau naiknya Cuma Rp5 ribu ya sama saja,” kata Natalis di DPRD Lampung, Rabu (16/3).

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Lampung Tengah Sumarsono secara tegas mengatakan siap memperjuangkan sampai mati agar nilai penggantirugian lahan bisa naik hak.

“Saya hanya meminta jaminan, karena memang harga disana berkisar antara 150-250 ribu per meternya. Mereka ini rakyat jelata jangan sampai mereka ditindas. Saya siap mati memperjuangkan ini,” kata dia.

Sementara itu Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menilai adanya ketimpangan dalam penilaian harga yang dilakukan Tim Appraisal. “Artinya kan ada yang tidak beres dalam tim aprraisal ini, seharusnya kan memang ada pendekatan yang persuasif mengenai hal ini,” kata dia. (Septa Herian Palga)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar