Tutup Jalan Warga Sukaraja Gugat PT Aman Jaya Ke PTUN

Selasa, 12 Desember 2017
Warga menunjukan surat gugatan ke PTUN dan dokumen asal-usul Jalan Hazmi. (foto: Lampung Centre)

Lampung Centre – Polemik penutupan Gang Hazmi Jalan Yos Sudarso, Kelurahaan Sukaraja,  Kecamatan Bumi Waras, yang sudah dimediasi pemerintah Kota dan DPRD Kota bandar Lampung  hingga kini tidak kunjung membuahkan hasil.

Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) meminta keadilan dengan melayangkan surat gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandar Lampung, dengan nomor 32/G/2017/PTUN-BL tertanggal 11 Desember 2012 untuk mendapatkan keadilan dan akses  jalan.

Pasca penutupan Jalan Hazmi yang telah digunakan sejak tahun 1950, mobilitas warga makin terganggu karena akses keluar masuk kendaraan yang akan masuk kampung sangat terbatas, belum lagi anak-anak sekolah kerap terlambat masuk,  karena  mereka harus mencari jalan alternatif.

“Kami warga sini dari RT 40 dan 16 dengan jumlah jumlah KK yang tingal disini sekitar 200 KK sepakat menggajukan gugatan ke pengadilan tata usaha negara. Karena polemik Gang Hazmi yang ditutup  Aman Jaya hingga kini tidak juga dibuka, walaupun wali kota, dan Komisi 1 DPRD sampai BPN sudah turun tapi hasilnya tetap tidak ada,” kata Yanto salahsatu warga, Selasa (12/12).

Menurut Yanto, warga disini tidak banyak keinginan, mereka hanya mengharapkan  akses jalan sebagai mobilitas  keluar masuk. Karena pasca Gang Hazmi ditutup, warga terpaksa menggunakan lokasi usaha bengkel  milik warga  lainnya yang dijadikan jalan sementara.

“Kami  hanya ingin ada jalan saja,  kembalikan jalan disini, atau buka jalan yang ditutup. Kami kesulitan karena  jalan yang kami pakai  sekarang,  itu  usaha  bengkel. Kalau bengkel  tidak buka, matilah kami, karena kita tidak ada jalan lain. Ada jalan lain  tapi tidak bisa untuk mobil,”  tegas Yanto  diamini sejumlah warga lainnya, Leo, Leli dan Andi  Ketua RT 15 LK 2 Selurahaan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras.

Sementara Wilson perwakilan PT Aman Jaya yang dihubungi wartawan, belum bisa berkoemntar karena tengah berada di luar Way Kanan.. Ia bersedia berkoemntar jika sudah berada di Bandar Lampung. Sedangkan Aman owner PT Aman Jaya , yang dihubungi ponselnya  tidak bersedia berkomentar.  (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar