Wow… Selain Macet Pungli Juga Tumbuh Subur Disekitar Transmart

Minggu, 14 Januari 2018

Lampung Centre – Selain dianggap sebagai penyebab utama kemacetan Jalan Sultan Agung – Ryacudu, pusat perbelanjaan dan wahana hiburan Transmart juga menjadi ladang subur pungutan liar (pungli) oknum tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut terungkap ketika adanya keluhan pengunjung yang diminta tarif parkir kendaraan roda empat sebersar Rp10 ribu perkendaraan.

“Saya kaget diberikan karcis dengan tulisan tarip Rp10 ribu,” kata pengunjung yang namanya enggan disebutkan, Minggu (14/1).

Dirinyaa juga menjelaskan, tarif tersebut diberikan kepada para pengunjung yang parkir di badan jalan. Yang lebih mencengangkan, selain tingginya tarif parkir, dalam karcis juga terdapat pemberitahuan bahwa segala bentuk kerusakan serta kehilangan barang maupun kendaraan bukan merupakan tanggung jawab pengelola parkir, melainkan tanggung jawab pemilik kendaraan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dinas Perhubungan Bandarlampung Afrully mengaku tarif parkir di badan jalan yang diberlakukan oknum tidaklah benar. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kejanggalan pada karcis yang diberikan kepada pemilik kendaraan.

“Nggak bener itu, itu ditulis pakai spidol. Kita tidak mengijinkan petugas parkir di badan jalan, karena dapat memicu kemacetan. Sekarang bukan UPTD Parkir tapi Bidang Perparkiran, sementara yang tertulus dikarcis ialah UPTD,” terang Afrully. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar