Yuhadi : Maaf dan Memaafkan Itu Muliya

Rabu, 29 November 2017
Mediasai antara Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Yuhadi dan awak media dipimpin Bidang Advokasi PWI Lampung Juniardi ,di Sekretariat DPRD Lampung, Selasa (28/11).

Lampung Centre – Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi menindaklanjuti rekomendasi Badan Kehormatan DPRD dengan meminta maaf secara resmi kepada seluruh jurnalis atas pernyataannya yang sempat menyinggung awak pers saat meliput inspeksi mendadak flyover MBK beberapa waktu lalu.

Permohonan maaf dituturkan Ketua DPD Partai Golkar Bandar Lampung itu di sekretariat sementara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Jalan Imam Bonjol, Selasa (28/11).

Di hadapan Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Lampung Juniardi dan beberapa pengurus serta jurnalis lainnya, Yuhadi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menyinggung awak pers saat melaksanakan tugas.

“Yang meminta maaf itu mulia, namun lebih mulia lagi yang memaafkan. Semoga dengan permohonan maaf ini kita semua mendapatkan kemuliyaan dari Allah SWT,” tutur Yuhadi.

Dirinya juga menyadari, bahwa atas kejadian tersebut mengakibatkan menurunnya citra lembaga DPRD Kota Bandar Lampung.

“Saya secara pribadi dan mewakili lembaga DPRD karena dalam hal ini saya sebagai anggota Komisi III, dari dalam lubuk hati sedalam-dalamnya meminta maaf kepada kawan-kawan atas kata-kata yang saya ucapkan yang membuat tersingung lembaga media,” ujar Ketua Fraksi Golkar itu.

Ia beralasan pernyataan yang dilontarkan kepada awak media yang saat itu sedang bertugas merupakan kekhilafannya dan tidak ada sedikitpun unsur kesengajaan. Dari peristiwa itu, ia mengaku banyak pembelajaran yang didapatkannya.

“Ini suatu pembelajaran bagi saya, untuk ke depan agar lebih berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu karena pena itu lebih tajam daripada pedang,” tegas dia.

Sementara itu, Juniardi berharap arogansi pejabat publik terhadap jurnalis yang sedang melakukan kerja jurnalistik tidak terjadi lagi. Sebab, jurnalis bekerja sebagai sosial kontrol dan dilindungi undang-undang.

“Saya berharap dari peristiwa ini ke depan tidak ada lagi Dewan yang mengintimidasi wartawan dan wartawan juga lebih teliti lagi dalam pemberitaan,” tegasnya. (*/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar